BRMP Riau Ikuti Rakor Percepatan Pelaksanaan Kegiatan TA 2026 Lingkup Kementerian Pertanian
BRMP Riau turut ambil bagian dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pelaksanaan Kegiatan Tahun Anggaran (TA) 2026 lingkup Kementerian Pertanian yang dilaksanakan pada Jumat (20/02/2026) secara daring melalui Zoom Meeting.
Kepala BRMP Riau, Dr. Agus Wahyana Anggara, S.Si., M.Si., bersama Ketua Kelompok Substansi dan para Ketua Tim Kerja (Katimker) mengikuti rakor tersebut sebagai bentuk komitmen dalam memastikan kesiapan pelaksanaan program dan kegiatan TA 2026 berjalan optimal, tepat sasaran, dan sesuai regulasi.
Rakor dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian serta menghadirkan narasumber dari Staf Ahli Menteri, Kepala Biro Hukum, Kepala Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia Aparatur (OSDMA), serta Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP).
Dalam pemaparannya, disampaikan substansi Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2026 tentang Urusan Pemerintahan Konkuren di Bidang Pertanian. Regulasi ini menjadi landasan penting dalam pembagian kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga pelaksanaan program pembangunan pertanian dapat berjalan selaras, terkoordinasi, dan tidak tumpang tindih.
Selain itu, rakor juga membahas secara mendalam peran strategis penyuluh pertanian dalam mendukung percepatan capaian program prioritas, khususnya dalam pengawalan kegiatan di tingkat lapangan. Penyuluh diharapkan mampu menjadi ujung tombak dalam pendampingan petani, termasuk dalam memastikan ketepatan sasaran program bantuan pemerintah.
Topik penting lainnya adalah mekanisme verifikasi dan validasi pupuk bersubsidi. Proses ini ditekankan sebagai langkah krusial guna menjamin transparansi, akuntabilitas, serta tepat sasaran dalam penyaluran pupuk subsidi kepada petani yang berhak. Penguatan sistem verifikasi diharapkan mampu meminimalisir potensi penyimpangan sekaligus mendukung peningkatan produktivitas pertanian nasional.
Melalui keikutsertaan dalam rakor ini, BRMP Riau menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh jajaran Kementerian Pertanian dalam mendukung percepatan pelaksanaan kegiatan TA 2026, sejalan dengan arah kebijakan pembangunan pertanian yang maju, mandiri, dan modern.